πŸ’«What is Human Relations?πŸ’«

What you need to know about Human Relations

A. Pengertian Human Relations

    πŸ‘‰ Dalam arti luas, Human Relations adalah komunikasi persuasif yang dilakukan oleh seseorang terhadap orang lain secara tatap muka, dalam semua situasi dan bidang kehidupan, sehingga timbul kepuasan pada semua partisipan yang terlibat. 
    
    πŸ‘‰ Dalam arti sempit, Human Relations ialah komunikasi persuasif yang dilakukan oleh seseorang terhadap orang lain secara tatap muka, dalam situasi kerja dan dalam organisasi kekaryaan, dengan tujuan untuk menumbuhkan kegairahan kerja dan semangat kerja bersama yang produktif dan memuaskan. 

B. Sejarah Human Relations

    Menurut Jack Hallowan di dalam bukunya yang berjudul “Applied Human Relation, An Organizational Approach,” meskipun tidak dapat ditentukan tanggal berapa gerakan Human Relation dimulai, namun tahunnya dapat disebutkan yakni sekitar tahun 1850. Ketika perhatian banyak ditumpahkan kepada kebutuhan para pekerja dan tatkala disadari bagaimana kebutuhan tersebut mempengaruhi keseluruhan produktivitas.

    Sebelumnya para manajer memandang para pekerja sebagai komoditi untuk dijual dan dibeli seperti komoditi lainnya. Bekerja setiap hari yang teramat lama dengan upah yang rendah serta kondisi kerja yang menyedihkan merupakan kenyataan bagi kehidupan rata-rata pekerja. Persatuan kaum buruh masih berjuang untuk dapat berdiri dan masih belum dapat memenangkan hak untuk mewakili kekuatan kaum buruh.


C. Teori Taylorism

    Pada tahun-tahun di sekitar peralihan abad, muncul Frederick Taylor dengan teorinya yang terkenal dengan apa yang dinamakan “scientific management”. Teori ini menyatakan bahwa produktivitas yang lebih besar akan dapat diperoleh dengan memerinci tugas-tugas secara khusus. Menurut Taylor adalah “untuk menghilangkan antagonisme antara majikan dan bawahannya”.

    Dia merasa yakin bahwa apabila para pengusaha dan para pekerjanya bersama-sama mengkonsentrasikan dirinya pada metode untuk meningkatkan produksi dan bersama-sama menumpahkan perhatian terhadap peningkatan, bukannya mempersoalkan pembagian surplus maka surplus tersebut akan menjadi sedemikian besarnya sehingga tidak akan menimbulkan konflik mengenai bagaimana membaginya karena sudah lebih dari cukup.


D. Tujuan Human Relations

πŸ‘‰ Untuk meningkatkan semangat kerja karyawan 
πŸ‘‰ Untuk memunculkan hubungan kerjasama yang baik
πŸ‘‰ Untuk mengurangi konflik yang terjadi antara sesama atau antara bawahan dan atasan
πŸ‘‰ Agar kita mengetahui hubungan kerja dengan faktor psikologis, sosiologis, komunikasi dan ekologiπŸ‘‰ Untuk menciptakan pegawai yang produktif

E. Upaya Human Relations 

πŸ‘‰ Meniadakan hambatan komunikasi
πŸ‘‰ Menghindari salah pengertian
πŸ‘‰ Mengembangkan segi konstruktif sifat dan perilaku manusia

F. Tantangan dalam Human Relations 

πŸ‘‰ Managing diversity (perbedaan)
πŸ‘‰ Etika dan tanggung jawab sosial
πŸ‘‰ Mengatasi tantangan internasional dan budaya

G. Tantangan Human Relations dalam sebuah Organisasi

    Tantangan dari komunikasi Organisasi Meliputi empat aspek yaitu: 

πŸ‘‰ Globalisasi adalah proses integrasi internasional yang terjadi karena pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran, dan aspek-aspek kebudayaan lainnya.

πŸ‘‰ Terorisme adalah serangan-serangan terkoordinasi yang bertujuan membangkitkan perasaan teror terhadap sekelompok masyarakat.

πŸ‘‰ Perubahan Iklim menurut buku An Inconveniet Trunt (2006), Al Gore berpendapat bahwa manusia memiliki peran dalam perubahan iklim adalah masalah yang tidak bisa lagi dipungkiri dan harus ditangani oleh pemerintah, bisnis, dan individu.

πŸ‘‰ Demografi, dibandingkan dengan isu-isu sebelumnya konsep demografi terdengar cukup jinak disatu sisi deskripsi ini sederhana seperti suatu populasi usia, ras, pendapatan, tingkat pendidikan, tetapi demografi ini tidak bisa dianggap suatu hal kecil.

H. Perkembangan Human Relations 

    Di negara yang sudah maju human relations semakin mendapat perhatian para manajer dalam organisasi, karena semakin dirasakan pentingnya dalam memecahkan berbagai masalah yang menyangkut faktor manusia dalam manajemen. Human relations juga dirasakan penting oleh para manajer untuk menghilangkan akibat salah komunikasi dan salah interpretasi yang terjadi antara manajer beserta karyawan dengan publik di luar organisasi.

I. Manfaat Human Relations 

    Seseorang karyawan akan merasa puas dalam bekerja apabila ia ditempatkan pada posisi dan golongan yang sesuai dengan keinginannya, tetapi dalam hal ini manajemen juga harus melihat kemampuan karyawan tersebut agar dapat bernilai positif.  

J. Tema Utama dalam Human Relations 

    Ada 7 tema besar yang muncul tentang hubungan manusia yaitu:

πŸ‘‰ Komunikasi
πŸ‘‰ Kesadaran diri
πŸ‘‰ Self-acceptance
πŸ‘‰ Motivasi
πŸ‘‰ Kepercayaan,
πŸ‘‰ Keterbukaan diri
πŸ‘‰ Konflik resolusi

Comments

Popular Posts